4 GUNUNG EXOTIC DI INDONESIA YANG HARUS KAMU KUNJUNGI

Activities Lifestyle Traveling 29 September 2017

Oleh Admin

4 GUNUNG EXOTIC DI INDONESIA YANG HARUS KAMU KUNJUNGI

Sudah liburan kemana saja kamu bulan ini Sobat Hydro? Ada destinasi liburan yang ingin banget kamu kunjungi? Kenapa Hydro Coco bertanya seperti ini karena kami punya beberapa destinasi liburan yang siapa tahu cocok untuk kamu.

Dan jika sebelum-sebelumnya kami selalu menulis panjang lebar tentang pantai dan pantai lagi, kenapa nggak sekarang kita bahas gunung. Karena nggak bisa dipungkiri bahwa ada banyak gunung-gunung di Indonesia yang terkenal karena ke-exotic-an nya sampai kepenjuru dunia.

Seperti yang kamu tahu Sobat Hydro, Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Letak Indonesia sangat strategis yaitu diapit oleh dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia, kemudian diapit oleh dua samudera yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, kemudian Indonesia berada diantara dua rangkaian pegunungan dunia yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Oleh sebab itu Indonesia dikenal sebagai negara yang banyak memiliki gunung api di dunia yang beberapa diantaranya terkenal akan ke-exotic-annya.

Nah, dari sekian banyak gunung yang ada di Indonesia, setiap gunung di Indonesia masing-masing memiliki pemandangan yang menakjubkan dan terindah. Mari kita kupas satu persatu, dimulai dari:

  1. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha.

Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m, memanjang kearah timur anda barat. Di kaldera ini terdapat Segara Anak (segara= laut, danau) seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam. Rinjani memiliki panaroma paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Disini kamu akan menemukan banyak homestay yang menjamur di desa Senaru Sobat Hydro.

  1. Gunung Bromo

Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.

Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.

Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.

Bagi penduduk Bromo, suku Tengger, Gunung Brahma (Bromo) dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa.

 

 

  1. Gunung Kelimutu

Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu. Kamu wajib untuk datang ke gunung ini Sobat Hydro.

Nah, Kelimutu merupakan gabungan kata dari “keli” yang berarti gunung dan kata “mutu” yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada danau Kelimutu memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.

Danau atau Tiwu Kelimutu di bagi atas tiga bagian yang sesuai dengan warna – warna yang ada di dalam danau. Danau berwarna biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Danau yang berwarna merah atau “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung. Sedangkan danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal.

Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air 1.292 juta meter kubik. Batas antar danau adalah dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding ini sangat terjal dengan sudut kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding danau berkisar antara 50 sampai 150 meter.

  1. Puncak Jaya

Gunung exotic versi Hydro Coco yang terakhir adalah Puncak Jaya. Puncak Jaya ialah sebuah puncak yang menjadi bagian dari Barisan Sudirman yang terdapat di provinsi Papua, Indonesia.Puncak Jaya mempunyai ketinggian 4884 m dan di sekitarnya terdapat gletser Carstenz, satu-satunya gletser tropika di Indonesia, yang kemungkinan besar segera akan lenyap akibat pemanasan global. Puncak ini pernah dinamai Poentjak Soekarno dan merupakan gunung yang tertinggi di Oceania. Puncak Jaya adalah salah satu dari tujuh puncak dunia.

JOMBLO? SANTAI ADA MANFAAT KETIKA JOMBLO

Activities Lifestyle 18 December 2017

JOMBLO? SANTAI ADA MANFAAT KETIKA JOMBLO

Read More
INILAH TIPS CARA NGE-GYM SAAT BULAN PUASA

Activities Health Lifestyle 11 June 2017

INILAH TIPS CARA NGE-GYM SAAT BULAN PUASA

Read More