AWAL MULA BERKEMBANGNYA EMANSIPASI WANITA

Lifestyle 12 April 2017

Oleh Hydrococo

AWAL MULA BERKEMBANGNYA EMANSIPASI WANITA

Mengingat bulan April ini adalah hari kelahiran Ibu Kartini, nggak ada salahnya kita ngebahas sedikit soal emansipasi wanita ya Sobat Hydro. Memang sih ini agak serius dan juga bakalan agak berat, tapi tentunya nggak salah ya jika sesekali kita bahas hal yang agak berat.

Hal ini penting karena emansipasi inilah yang membuat dunia berubah total. Ketika cewek hanya seorang sosok yang cocok untuk berada di rumah, lalu ada pemikiran-pemikiran bahwa perempuan harus dianggap sederajat dengan para cowok karena mereka mempunyai kemampuan yang nggak kalah dengan cowok.

Saat ini, banyak orang yang berkata bahwa emansipasi yang didengung-dengungkan wanita pada saat ini bermula dari seorang tokoh wanita bernama R.A. Kartini. Namun, marilah kita coba runut sejarah soal emansipasi ini, Jika Ibu Kartini meninggal pada tahun 1904 yang mana sudah memasuki abad 20an, maka ada beberapa nama yang harus kamu ingat kembali seperti Ibu Kusuma Wardhani, perempuan yang pernah memerintahkan sebuah kerajaan pada jaman Majapahit.

Bahkan dalam catatan sejarah yang lebih tua Fatimah binti Maimun yang makamnya berada di Desa Leran Gresik telah menjadi wanita yang sangat dihormati. Ia meninggal dunia tahun 1028 M. Pokoknya banyaklah fakta sejarah bahwa banyak perempuan lebih dahulu dari Ibu Kartini yang melakukan kegiatan dan perlawanan perjuangan perempuan.

Tapi bagaimana awal mula emansipasi ini berkembang dan akhirnya diterima oleh masyarakat modern bahwa Ibu Kartini adalah pahlawan emansipasi?

Usaha Ibu R.A. Kartini yang pertama adalah mendirikan sebuah tempat belajar untuk para gadis di rumahnya. Tempat pendidikan bagi para gadis ini, selain memberi pelajaran membaca, menulis, dan berhitung, juga memberi bekal keterampilan memasak, menjahit, dan kerajinan tangan. Dengan usaha pendidikan maka kaum perempuan akan menjadi sadar akan hak dan tanggung jawabnya. Mereka akan lebih mampu menempuh jalan hidupnya sendiri. Perempuan yang telah dicerdaskan oleh pendidikan nggak bakalan sanggup hidup dalam “dunia nenek moyangnya”. Mereka akan bangkit berjuang mematahkan belenggu itu. Perjuangan ini akan menghasilkan buah yang disebut Kartini sebagai persamaan hak. Ini adalah awal emansipasi di dunia abad 20 di Indonesia.

Nah, dari sejarah itu kita ketahui bahwa Kartini bukanlah wanita pertama pencetus gerakan emansipasi wanita. Namun perjuangan Kartini bisa kita jadikan sebagai pijakan tentang bagaimana seharusnya wanita berperan dalam kehidupannya.

Seiring perkembangan zaman, kini wanita telah mengambil peran diberbagai kehidupan bangsa, wanita perlu menyadari peran utamanya, yaitu pendidik generasi muda yang menjadi tanggung jawabnya. Wanita diharapkan bisa menjadi pendidik pertama dan utama bagi anak-anak yang dilahirkannya serta menjadi ibu yang dapat membimbing mereka menjadi anak kuat dan cerdas agar dapat berguna bagi bangsa, negara, dan agama. Itulah sebenarnya peran wanita yang utama saat ini.

Akhirnya, wanita pun dituntut untuk menjalani kehidupan sesuai peran masing-masing. Wanita merupakan sosok yang harus dihormati dan dilindungi dari berbagai kekerasan dan penganiayaan. Namun, wanita juga harus sadar akan tugas utamanya. Semoga wanita Indonesia menjadi lebih baik dalam kehidupannya ya Sobat Hydro.

NGGAK MAU DIBILANG NORAK? HINDARI BERSIKAP SEPERTI BERIKUT INI BIAR NGGAK MERUSAK LIBURAN

Activities Lifestyle Traveling 22 December 2017

NGGAK MAU DIBILANG NORAK? HINDARI BERSIKAP SEPERTI BERIKUT INI BIAR NGGAK MERUSAK LIBURAN

Read More
5 Manfaat Makan Ikan Salmon

Health 4 November 2014

5 Manfaat Makan Ikan Salmon

Read More