INGATKAH HARI PEKERJA INDONESIA? INI LAH FAKTANYA!

Activities 29 February 2020

Oleh Admin

INGATKAH HARI PEKERJA INDONESIA? INI LAH FAKTANYA!

Sobat Hydro, pernahkah mendengar tentang Hari Pekerja Nasional Indonesia atau disingkat Harpekindo? Atau memang belum pernah dengar karena tertutup dengan riuh gempitanya May Day? Yah mungkin banyak diantara kita menganggap May Day merupakan harinya Pekerja Indonesia. Hampir terlupakan dikarenakan minimnya pemberitaan tentang Hari Pekerja Indonesia. Meskipun “kalah tenar” dengan May Day, Harpekindo sejatinya lebih dahulu dijadikan hari libur nasional, yang jatuh pada tanggal 20 Februari, dibandingkan dengan May Day pada tanggal 1 Mei. Hal ini bisa di lihat dari surat keputusan yang dikeluarkan pemerintah. Harpekindo menjadi hari peringatan Nasional setelah Presiden kala itu, Soeharto mengeluarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 tahun 1991 tentang Hari Pekerja Indonesia. Sementara May Day ditetapkan menjadi hari libur nasional melalui Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2013, pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Berbeda dengan May Day, para pekerja merayakan Harpekindo dengan melakukan acara kegiatan sosial, kegiatan internal perusahaan, seminar-seminar serta kunjungan. Mungkin karena kegiatan ini lah Harpekindo tidak banyak diliput media. Tidak seperti May Day yang melibatkan ribuan pekerja dan berkumpul di satu titik bersama menyampaikan orasi-orasinya. Jadi tidak heran euforia May Day lebih eksis ketimbang Harpekindo ya Sobat. Tapi yang jelas, dasar dari perayaan Hari Pekerja ada pada Harpekindo. Lalu, bagaimana sih kira-kira sejarah dari Harpekindo sendiri?

Pergerakan pekerja atau buruh melalui pendirian serikat pekerja sejatinya ada sejak lama. Bahkan, gerakan buruh sudah mulai muncul sejak zaman kolonial. Ini ditandai dengan berdirinya Serikat Buruh di Jawa pada 1905. Kala itu, serikat buruh dibentuk dalam perusahaan kereta api. Kehadiran Serikat Buruh ternyata berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Atas dasar itulah beberapa peraturan terkait perlindungan buruh mulai diterbitkan seperti UU No. 33 tahun 1947 tentang Kecelakaan Kerja serta UU No. 12 tahun 1948 tentang Kerja.

Kemudian para pimpinan bertekad mewujudkan aspirasi para kaum pekerja secara politis untuk membebaskan dominasi dengan menciptakan gerakan FBSI. FBSI adalah suatu gerakan Federasi Buruh Seluruh Indonesia yang dimulai pada tanggal 20 Februari 1973 yang diketuai oleh Agus Sudono. Seiring berjalannya waktu Federasi Buruh Seluruh Indonesia mulai menyelenggarakan beberapa agenda. Salah satunya adalah mengadakan kongres pada 23 hingga 30 November 1985. Dalam kongres tersebut, nama organisasi berubah menjadi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI).

Enam tahun berselang tepatnya pada 20 Februari 1991 Presiden Republik Indonesia ketika itu, Soeharto, mengesahkan tanggal berdirinya Federasi Buruh Seluruh Indonesia sebagai hari nasional. Melalui Keputusan Presiden No. 9 tahun 1991, Hari Pekerja Nasional resmi disahkan. Namun tak seperti Hari Buruh Sedunia, Harpekindo tidak dijadikan sebagai hari libur nasional.

Jadi sudah jelas ya Sobat sejarah singkat mengenai Hari Pekerja Nasional. Saat ini yang perlu menjadi perhatian bersama adalah bagaimana Harpekindo maupun May Day bisa memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan kaum Pekerja/Buruh dan bukan menjadi komoditi sebagai golongan dalam mencapai target tertentu.

WISATA DUNIA YANG BUKA DI TAHUN 2020

Traveling 18 January 2020

WISATA DUNIA YANG BUKA DI TAHUN 2020

Read More
LAKUKAN TIPS BERIKUT KALAU INGIN JANTUNG SEHAT

Health 9 December 2019

LAKUKAN TIPS BERIKUT KALAU INGIN JANTUNG SEHAT

Read More