INI DIA PENDAPAT COWOK TENTANG SELFIE

Hydrococo Lifestyle 25 January 2017

Oleh Admin

INI DIA PENDAPAT COWOK TENTANG SELFIE

Perkembangan teknologi yang kecepatannya sama seperti kecepatan pesawat tempur belakangan ini membuat apa yang semula susah untuk dilakukan menjadi lebih mudah. Sebuah teknologi dalam perangkat telepon genggam sebagai salah satu contohnya. Yang pada awalnya hanya sebagai alat penerima dan panggilan suara dan pesan saat ini sudah menjadi satu perangkat yang memiliki fungsi banyak, atau mungkin kebanyakan, hehehe. Telepon genggam saat ini dibenamkan sebuah lensa kamera dibelakang tubuhnya dan kemudian nggak selang beberapa lama lensa kamera ini berada di belakang dan depan sebuah ponsel. Hari ini, teknologi kamera sekunder smartphone (kamera depan) pun semakin canggih saja. Kecanggihan itu membuat kita lebih nyaman ketika melakukan video call karna gambar yang dihasilkan lebih jernih dan tajam seperti silet. Selain digunakan untuk video call, kamera depan smartphone juga sering digunakan untuk memotret diri sendiri atau dalam bahasa anak gaul saat ini yaitu selfie. Kegiatan selfie ini kini telah menjadi sebuah trend bahkan mengarah menjadi budaya yang nggak bisa dipisahkan dari masyarakat modern.

Selfie tuh sebuah kegiatan wajar. Serius, itu hal yang wajar. Karena pada dasarnya kebanyakan rata – rata emang ada sifat narsistik yang terdapat didalam diri seseorang. Tapi kalau selfie yang sudah dilakukan di luar kendali, menjadi suatu keharusan untuk dilakukan trus nggak bisa distop sudah termasuk kriteria adanya gangguan kepribadian. Kondisi ini tu’ salah satu bentuk masalah kejiwaan kalau dilakukan tanpa pandang waktu, tempat, dan situasi sehingga nggak jarang orang di sekitarnya merasa risih. Ada penelitian yang bilang kaya begini.. “Pada beberapa orang, selfie alias memotret diri sendiri bisa menjadi ciri kepribadian narsisistik (merasa dirinya lebih dari orang lain) atau histrionik (ingin jadi pusat perhatian)”.

Gampang saja menemukan orang sedang selfie. Dimanapun tempatnya. Termasuk ketika sedang traveling. Khusus untuk traveling, foto selfie menjadi semacam kebanggaan yang hakiki. Seseorang akan sangat bangga ketika membagikan foto selfie-nya dimedia sosial ketika sedang berada di sebuah tempat tertentu yang tak semua orang bisa mengunjunginya. Contoh terbaru efek buruk selfie berlebihan pas lagi traveling itu adalah rusaknya Taman Bunga Amarilis di Gunung Kidul beberapa waktu lalu. Terlalu over acting ketika selfie malah membuat kita semakin tidak tahu cara bersikap dan malahan kelihatan norak sih. Padahal tujuan awal traveling itu untuk bersenang-senang dan mencari hiburan. Selfie mungkin adalah bagian dari cara kita untuk mencari kesenangan. Namun, jika kita terlalu fokus pada foto diri kita sendiri, kita akan kehilangan banyak sekali waktu untuk menikmati perjalanan itu sendiri. Daripada terlalu sibuk selfie, arahkan kamera ke objek-obek yang lebih indah. Sunset, batu karang, pasir, atau apa kek. Nikmatin deh perjalananmu dengan cara yang lebih bemakna daripada sekedar foto – foto selfie.

Nah, dari yang udah kita bahas diatas. Kalau menurut kamu kebanyakan selfie itu jelek apa nggak? Mmm… sebenarnya kalau selfie kebanyakan yang melakukan oleh cewe – cewe sih nggak jelek dan malah kudu sering – sering banget, kita senang lihatnya! Tapi kalau kamu cowok dan kamu kebanyakan selfie mending kamu pakai rok ajah mulai sekarang.

Sarapan Untuk Jantung Sehat

Health 28 October 2014

Sarapan Untuk Jantung Sehat

Read More