MEMAKNAI KEMBALI ARTI KEMENANGAN YANG BELUM TERCAPAI #ayoindonesia

Activities Hydrococo 28 December 2016

Oleh Admin

MEMAKNAI KEMBALI ARTI KEMENANGAN YANG BELUM TERCAPAI #ayoindonesia

Pasti sobat Hydro semua nonton kan piala AFF tempo hari? Setelah berbagai rintangan dan laga-laga yang dilalui Indonesia, kita berhasil mencapai babak final untuk kesekian kalinya. Namun di akhir peluit panjang berbunyi, harus diakui tim lawan masih lebih baik dan pantas keluar sebagai pemenang. Namun walaupun begitu, bagi sebagian masyarakat Indonesia Timnas Garuda tetap dianggap sebagai pemenang dan sudah melakukan yang terbaik untuk Indonesia. Ya, sudah saat nya kita sekarang menyikapi semua ini dengan serius dan bijaksana.

 

Kita tahu, kemenangan dan kekalahan adalah dua hal yang selalu berjalan bersama. Keduanya beriringan meskipun orang memandangnya bertolak belakang. Kemenangan dan kekalahan sebenarnya adalah dua hal yang berpasangan, sama juga dengan hal lainnya. Benar – salah, hitam – putih, menang – kalah.

Akan tetapi di kehidupan ini satu diantaranya selalu dinanti, sedang satunya dihindari. Yang satu disambut dengan mata berbinar dan bersorak girang, satunya disambut dengan uraian air mata dan kegalauan hati. Kebanyakan orang memandang hanya kemenanganlah yang punya arti, “Hidup ini ya untuk menang, ngapain berjuang kalau akhirnya kalah?” Jika segala hal diciptakan punya maksud dan tujuan, lalu apakah kekalahan juga punya arti dan makna?

Menang, kalah, semua hal, ada karena punya arti. Dengan berjuang untuk menang, kita akan berusaha memperbaiki diri, menjadi pribadi yang lebih baik dari masa lalu. Lalu kalau akhirnya kalah, apakah semuanya sia-sia saja? Malah jadi lebih buruk? Nggaklah, malah dengan kekalahan, kita makin tahu kelemahan kita. Persaingan, pertandingan, dan segala perlombaan, akan membuat kita tahu kelemahan yang ada pada diri kita sendiri, yang mungkin sebelumnya belum pernah kita sadari. Untuk jadi lebih baik, kita harus belajar dari yang lebih hebat. Maka sesungguhnya kekalahan bukanlah hal yang perlu disesali berlarut-larut. Kekalahan bukan hal untuk ditangisi berhari-hari  apalagi merasa dipecundangi. Kekalahan sesungguhnya adalah peluang pembelajaran.

 

Lantas bagaimana dengan kemenangan? Kemenangan adalah sebuah penghargaan nyata atas usaha kita. Apakah itu sebuah bukti bahwa diri kita lebih baik dari yang lain? Tentu ya. Tetapi yang perlu disadari bahwa menang bisa jadi barang memabukkan. Meski waktu bertanding kita sadar akan kekurangan, tapi kalau menang kita bisa lupa diri, lupa akan kekurangan yang kita ingat tadi, lalu hanya merasa yang paling hebat. Jika demikian maka sebuah kemenangan tak mempunyai arti lebih baik dari sebuah kekalahan. Ada sudut pandang lain yang lebih baik dalam memandang kemenangan. Yaitu ketika tahu bahwa kemampuan kita lebih tinggi dari semua orang, apakah kita perlu kemenangan hanya untuk mengingatkan kembali bahwa kita yang paling hebat? Misal seorang grand master catur sedang melawan seorang pecatur muda berbakat. Apakah ia mengalahkan pemuda itu hanya untuk sebuah deklarasi kembali kehebatan dirinya? Tentu tidak. Ia tidak hanya sekedar mengalahkan, tetapi mengalahkan untuk mengajari, untuk memberi tahu kelemahan si pecatur muda. Jika kita bisa memandang kemenangan demikian, maka kita sudah melangkah lebih maju dari sebuah pemahaman biasa ke penyelaman arti dan makna.

Yang terakhir tersisa hanyalah sikap besar hati, kalah dan menang punya satu makna tersendiri. Sungguh tak ada hal diciptakan dengan sia-sia, melainkan ada karena punya makna. Berusahalah agar hari esok lebih baik dari hari sekarang dan hari sekarang lebih baik dari hari yang lalu! Bukannya itu yang selalu dinasehatkan?

 

Menang dan kalah adalah suatu hal yang biasa.

 

Ambilah sebuah pengalaman dari apa yang kamu lakukan selama kamu berusaha, niscaya kamu akan berhasil.

7 Makanan Pencegah Gigi Berlubang

Hydro Coco's Articles 27 October 2014

7 Makanan Pencegah Gigi Berlubang

Read More