TERAPKAN GAYA HIDUP GREEN LIVING YUK BIAR KEKINIAN

Activities Lifestyle 25 February 2020

Oleh Admin

TERAPKAN GAYA HIDUP GREEN LIVING YUK BIAR KEKINIAN

Lingkungan Hidup! Ya, itu merupakan tema dalam beberapa artikel ini. Bagaimana tidak, bukan hanya Sobat Hydro, dunia pun memang tengah menaruh perhatian besar pada masalah lingkungan yang satu ini. Hal itu disebabkan karena sudah terlalu lama manusia mengusung pola hidup yang mengesampingkan kepedulian terhadap lingkungan. Dampaknya adalah memburuknya kondisi bumi akibat eksploitasi sumber daya alam dan polusi, yaitu suhu bumi yang terus meningkat dan semakin menipisnya sumber daya alam. Bila dibiarkan, peningkatan suhu akan menyebabkan gunung es mencair dan permukaan laut akan naik, hingga menenggelamkan sebagian daratan. Selain itu, sumber daya alam yang penting bagi kehidupan seperti minyak dan air pun akan habis. Maka dari itu istilah Green Living sering terdengar di telinga Sobat bukan? Tidak heran juga Green Movement alias gerakan cinta lingkungan pun telah menjadi gerakan global yang dipraktekkan di seluruh dunia saat ini.

Lalu apa dampak buruk tersebut dapat diminimalisir atau bahkan diperbaiki? Tentu bisa Sobat. Jangan berpikir tugas ”menyelamatkan” dunia ini hanya bisa dilakukan oleh para ahli atau organisasi besar. Justru tindakan sayang lingkungan di tingkat individu lah yang berperan paling besar dalam mengurangi polusi dan menghemat sumber daya. Apa yang Sobat pilih, beli dan gunakan, sangat menentukan masa depan dunia. Hebat bukan? Dengan kata lain, kepedulian terhadap lingkungan atau pola hidup green living itu bisa dilakukan dimana saja. Di rumah, di tempat kerja, di jalan, dan di tempat-tempat lainnya. Apa diantara Sobat sudah ada yang menerapkannya? Tentu ada bukan? Nah untuk Sobat yang belum, berikut akan kita jabarkan gaya hidup green living biar Sobat semakin kekinian.

  1. Meminimalisir Pembuangan Sampah
    Ini merupakan hal dasar yang bisa Sobat lakukan untuk dunia. Penerapan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dianggap sebagai solusi terbaik untuk pengelolaan sampah dalam rangka ‘ramah lingkungan’.
    Reduce berarti mengurangi sampah yang Sobat hasilkan sehari-hari, yaitu dengan mengurangi pembelian produk berbahan plastik dan menggantinya dengan produk berbahan kayu/bambu yang mudah terurai.
    Reuse berarti membeli barang yang bisa digunakan berulang kali dalam waktu yang lama. Misalnya dengan membeli pulpen yang bisa diisi ulang, menggunakan tas kain untuk belanja, atau memanfaatkan baju/celana bekas sebagai alat pembersih lantai. Recycle yang berarti mendaur ulang sampah plastik atau barang bekas lainnya yang tidak bisa terurai, menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan kembali.
    Mudah bukan Sobat?
  2. Hemat Energi dan Air
    Teknologi semakin canggih, pemanfaatan energi di berbagai situasi pun kian meningkat. Jumlahnya bahkan bisa melebihi batas normal pemakaian energi. Caranya beragam, misal Sobat bisa memanfaatkan pintu dan jendela rumah untuk meminimalkan penggunaan AC dan lampu. Cabut juga steker yang sedang tidak terpakai. Kalau perlu Sobat bisa gunakan lampu fluorescent yang bisa menghemat energi hingga 25%. Untuk mengetahui lebih detail penggunaan listrik, Sobat bisa menggunakan Kalkulator Energi Rumah Tangga yang dikembangkan oleh Kementerian ESDM melalui Ditjen EBTKE. Dengan kalkulator ini, Sobat bisa menghitung besarnya biaya energi yang digunakan setiap hari.
    Sama seperti energi listrik, penerapan hemat juga bisa diaplikasikan dalam penggunaan air. Siapapun tidak akan bisa lepas dari air yang biasa digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mencuci, mandi, memasak, hingga menyiram tanaman. Sobat bisa memanfaatkan air bekas mencuci buah atau sayur untuk menyiram tanaman, atau memanfaatkan air hujan untuk mencuci kendaraan. Selain itu, mandilah menggunakan shower atau gayung, itu lebih hemat air daripada berendam di bathtub.
  3. Mengurangi Polutan
    Nah ini juga merupakan sumber dari pencemaran lingkungan. Untuk menerapkan gaya hidup green living, Sobat juga perlu untuk mengurangi polutan. Caranya bisa dimulai dengan merawat mesin kendaraan Sobat secara berkala. Sehingga jejak karbon yang dihasilkan tidak berlebihan. Yang dimaksud jejak karbon adalah banyak jumlah emisi gas rumah kaca yang dihasilkan, dalam hal ini adalah gas buang dari kendaraan Sobat. Selain itu, pilih pakaian, kosmetik, dan bahan pembersih dari bahan alami untuk mengurangi penggunaan bahan kimia. Misalnya tak perlu menggunakan pembersih kimia untuk membersihkan rumah sehari-hari, air jeruk dikenal ampuh untuk membersihkan noda.
  4. Hijaukan Lingkungan Rumah
    Mengacu pada artikel sebelumnya yang juga menghijaukan area lingkungan. Namun yang kemarin adalah kantor, kali ini hijaukan lah rumah Sobat dengan tanaman. Ini merupakan salah satu cara terbaik dan terlihat yang bisa Sobat terapkan merujuk pada pola hidup green living. Manfaatkan halaman rumah Sobat untuk ditanami tumbuhan hijau. Selain untuk estetika, dengan melakukan hal ini Sobat sudah memberikan pengaruh yang baik dalam kegiatan konservasi air skala rumah tangga dan juga mengurangi resiko terjadinya banjir.

Pola hidup green living tidak hanya memberikan pengaruh yang baik pada Sobat sendiri, namun orang-orang di lingkungan sekitar Sobat bahkan dunia. Sobat juga dapat memberikan pengaruh yang baik ke rekan dan keluarga Sobat dengan cara memberikan mereka Hydro Coco yang biasa Sobat konsumsi sehari-hari. Dengan begitu, Sobat dapat membantu mereka untuk tetap sehat karena Hydro Coco merupakan minuman air kelapa asli yang dikemas dengan kemasan yang mudah didaur ulang sehingga ramah lingkungan. Green Living, Good Living with Hydro Coco.

BULAN PUASA JAJAN JADI LEBIH BANYAK? INI DIA CARA HEMAT PENGELUARAN SAAT BULAN PUASA

Activities Lifestyle 2 June 2017

BULAN PUASA JAJAN JADI LEBIH BANYAK? INI DIA CARA HEMAT PENGELUARAN SAAT BULAN PUASA

Read More
Cara Menyeimbangkan Kerja dan Hidup

Activities Health Lifestyle 4 November 2014

Cara Menyeimbangkan Kerja dan Hidup

Read More