Oleh Hydrococo

TRADISI INI YANG BIKIN RAMADHAN BERBEDA DI INDONESIA, KAMU SETUJU?

Bisa dibilang bahwa bulan Ramadhan sangatlah istimewa bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, hal itu bisa kita lihat dari bagaimana antusiasnya masyarakat Indonesia dalam menyambut bulan tersebut dengan banyaknya kegiatan-kegiatan yang nggak pernah dilakukan dibulan-bulan yang lain.

Tradisi ini bisa dibilang sangat banyak dan bervariatif, tergantung dari daerah masing-masing. Itu yang membuat bulan Ramadhan di Indonesia berbeda dengan negara-negara yang lain, meski setiap negara mempunyai tradisi atau kebiasaan berbeda-beda dalam menyambut bulan Ramadhan, tetap nggak bisa dibantah kalau Indonesia mempunyai cara yang paling unik dalam menyambut bulan tersebut.

Coba kita lihat Mesir sebagai contohnya, masyarakat mesir ketika datang bulan Ramadhan beramai-ramai memasang hiasan dan lampu “Fanus” dirumah mereka yang sudah menjadi tradisi sejak dulu, namun kegiatan sehari-hari dalam bulan Ramadhan bisa dibilang biasa-biasa saja. Ramadhan di Mesir seolah-olah hanya terlihat ketika menjelang maghrib dan waktu Isya’ saja, Sobat Hydro.

Berbeda jauh dengan Indonesia dalam menghidupkan bulan Ramadhan, hampir dari pagi hingga pagi lagi suasana Ramadhan di Indonesia terasa spesial. Mulai pagi suasana sangat berbeda dibanding dengan bulan yang lain ketika melihat adik-adik kita memukul-mukul bedug membangunkan sahur atau bermain petasan setelah shalat subuh. Biasanya hal ini dilakukan ketika sekolah sudah libur. Ketika jaman presiden Abdurrahman Wahid periode 1999 hingga 2001, tiap pelajar sekolah libur sebulan penuh saat bulan Ramadhan. Itu yang membuat banyak adik-adik kita juga bisa ikut serta dalam menciptakan tradisi Ramadhan.

Dilanjut kemudian adik-adik kita yang manis itu mengikuti pendalaman agama islam yang biasa disebut “Pesantren Kilat Ramadhan”. Dan kemudian dilanjut pada malam hari ketika shalat taraweh adik-adik kita tersebut mengisi buku yang berisi kegiatan seharian selama puasa ditambah pula catatan tangan isi ceramah yang harus ditanda tangani oleh penceramah kultum (kuliah tujuh menit) dimesjid.

Untuk kebanyakan masyarakatnya, disore hari menjelang Maghrib banyak masyarakat Indonesia yang hanya sekedar jalan-jalan sambil menunggu buka puasa yang biasa di sebut “Ngabuburit”. Nggak hanya itu, setelah shalat tarawih sebagian masyarakat Indonesia berkumpul di masjid dan mengaji Al-qur’an yang biasa disebut “Tadarus”.

Dari segi makanan, banyak pula tradisi-tradisi yang muncul ketika Ramadhan datang. Seperti misalnya makanan yang bernama mie glosor ala Kota Bogor. Biasanya, makanan ini memang hanya muncul di bulan Ramadhan saja sebagai makanan pembuka saat berbuka puasa. Lalu sebut misalnya kolak pisang atau kolak tape. Kuliner khas ini biasanya identik dengan datangnya bulan Ramadhan. Kuliner satu ini nggak diasosiasikan dengan khas daerah tertentu di Indonesia walaupun Kolak yang paling dikenal adalah Kolak dari Bandung. Namun jaman dulu dikenal ketika masa penyebaran agama Islam. Terlepas dari sejarah tersebut makanan yang manis ini biasanya jadi makanan pembuka dan  sangat populer di bulan puasa.

Ketika Hari Raya Idul Fitri mulai dekat, tradisi mudik juga terasa nuansa Ramadhannya. Ya, fenomena mudik lebaran di Indonesia memang unik dan jarang ditemukan di negara lain.  Para perantau berbondong-bondong meninggalkan ibukota atau kota-kota besar dan kembali ke kampung halaman. Mudik secara khusus memang ditujukan untuk momentum pulang kampung saat lebaran saja. Sedangkan pulang kampung yang dilakukan pada hari biasa, nggak mendapat sebutan mudik.

Well, seperti itulah kebiasaaan unik masyarakat Indonesia dalam menghidupkan bulan ramadhan yang nggak ada dinegara-negara lain, sehingga membuat warganya yang di luar negeri merasa kangen akan tradisi-trdisi tersebut, bahkan mungkin saja orang asing yang pernah tinggal di Indonesia juga merasa kangen dengan tradisi-tradisi tersebut. Kamu setuju?

Yuk, Cobain Diet Air Kelapa!

Health Hydrococo Lifestyle 18 February 2016

Yuk, Cobain Diet Air Kelapa!

Read More
Tips Menjadi Penulis yang Produktif

Activities Lifestyle 13 January 2016

Tips Menjadi Penulis yang Produktif

Read More