WASPADAI PENYAKIT INI DI MUSIM HUJAN

Health 9 January 2020

Oleh Admin

WASPADAI PENYAKIT INI DI MUSIM HUJAN

Sedia payung sebelum hujan. Mungkin itu kalimat yang tepat untuk menggambarkan cuaca yang terjadi dalam beberapa waktu kebelakang ini ya Sobat? Ya, hal itu ditandai dari malam tahun baru kemarin yang diguyur hujan yang cukup deras hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Tidak sampai disitu, curah hujan yang cukup tinggi berlanjut hingga hari ini. Alhasil, di beberapa daerah pun terendam banjir yang berkepanjangan. Hal ini mengakibatkan fenomena lainnya. Seperti longsor, berkembang biaknya nyamuk serta binatang-binatang melata hingga berbagai jenis virus dan mikroba berkembang biak pula pada musim penghujan ini.

Terkait virus dan mikroba, hal ini lah yang membuat musim hujan yang berkepanjangan akan memberikan dampak resiko penyakit datang. Ditambah akhir tahun dan awal tahun menjadi peralihan musim yang bisa dibilang ekstrem. Jadi tidak heran, banyak yang terserang penyakit di musim ini. Nah, apa Sobat sudah tahu penyakit apa saja yang beresiko menyerang di musim hujan? Kalau ada yang belum tahu, yuk kita jabarkan satu per satu.

  1. Influenza
    Rasanya hampir semua Sobat Hydro pernah merasakan penyakit ini. Penyakit ini disebabkan virus influenza tipe A, B, atau C. Virus influenza bisa menyebar melalui batuk, bersin atau dari menyentuh benda yang sudah terkontaminasi. Meski flu bersifat umum dan bisa sembuh dengan cara beristirahat yang cukup, Sobat harus tetap mewaspadai penyakit ini. Pasalnya, beberapa orang dapat menderita komplikasi dari penyakit influenza seperti pneumonia.
  2. Diare
    Diare adalah penyakit yang ditandai dengan encernya feses yang dikeluarkan dan frekuensi buang air besar yang lebih sering dari biasanya. Bakteri penyebab diare yang paling umum contohnya rotavirus, shigella, E. coli, cryptosporidium, dan lain sebagainya. Penyakit ini dapat berkisar dari kondisi yang ringan dan sementara, hingga membahayakan nyawa. Wah jangan remehkan penyakit satu ini ya Sobat.
  3. Demam Tifoid (Tipes)
    Demam tifoid, atau lebih dikenal dengan penyakit tipes adalah infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Salmonella thyphi atau Salmonella paratyphi. Bakteri tersebut menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Jika tidak segera ditangani, pengidapnya dapat mengalami komplikasi seperti pneumonia, pleuritis, miokarditis (peradangan otot jantung), gagal jantung akut, bahkan kematian.
  4. Demam Berdarah Dengue
    Penyakit ini yang biasanya sangat diwaspadai di masyarakat ya Sobat. DBD atau Demam Berdarah Dengue adalah salah satu jenis penyakit menular musim hujan yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Demam berdarah disebut sebagai penyakit “break-bone” karena terkadang menyebabkan nyeri sendi dan otot dimana tulang serasa remuk. Demam berdarah yang parah, atau juga dikenal sebagai dengue hemorrhagic fever, dapat menyebabkan perdarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (shock), bahkan kematian.
  5. Malaria
    Sumber penyakitnya masih sama dengan DBD, malaria adalah penyakit berbahaya akibat infeksi parasit plasmodium yang menular melalui gigitan nyamuk anopheles. Penularan penyakit ini biasanya meningkat pada saat musim hujan dan berlanjut setelahnya. Bila tidak ditangani segera, malaria dapat berkembang dan beresiko mengancam nyawa seseorang yang mengalami. Malaria terutama perlu diwaspadai di area timur Indonesia seperti provinsi Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat.
  6. Leptospirosis
    Ada yang familiar dengan penyakit ini? Leptospirosis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri berbentuk spiral yang disebut Leptospira Interrogans. Penyakit musim hujan ini “cukup populer” terjadi di Indonesia, biasanya dikenal sebagai penyakit kencing tikus. Pengidapnya bisa terkena penyakit penyakit ini karena menyentuh tanah atau air, tanah basah, atau tanaman yang terkontaminasi oleh urine binatang yang terinfeksi. Selain tikus, hewan yang paling sering menularkan leptospirosis adalah sapi, babi, anjing, reptil dan hewan amfibi, serta hewan pengerat lainnya. Demam tinggi, sakit kepala, mual, muntah, mata merah, menggigil, otot betis sakit, dan sakit perut adalah gejala yang menandai penyakit ini. Pada kasus tertentu, penyakit ini dapat menyebabkan gangguan hati, gagal ginjal, meningitis, hingga kegagalan pernapasan.

Saat seseorang mengalami beberapa penyakit musim hujan, biasanya kebutuhan cairan tubuh akan meningkat. Terutama jika merasakan demam, mengalami diare, dan muntah-muntah. Pada orang dewasa normal, kebutuhan cairan tubuh yang disarankan berkisar 2-2,5 liter perhari. Jika dibagi berdasarkan jenis kelamin, maka wanita dewasa disarankan untuk minum sekitar 1,6 liter. Sedangkan, pria disarankan untuk minum 2 liter tiap hari. Lalu apa yang harus dilakukan agar Sobat tidak kekurangan cairan? Rajin minum air putih dan tentu saja Hydro Coco. Untuk tetap menjaga daya tahan tubuh, Hydro Coco perlu juga rutin di konsumsi ya Sobat. Karena Hydro Coco adalah air kelapa asli yang mengandung Lauric Acid untuk menjaga kekebalan tubuh. Selain itu, untuk menghindari penyakit akibat kontaminasi makanan, biasakan pula cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas.

PERAN AIR KELAPA UNTUK PEMAIN FUTSAL

Activities Health Hydrococo Lifestyle 23 June 2019

PERAN AIR KELAPA UNTUK PEMAIN FUTSAL

Read More
APA YANG BIKIN ANAK MILLENIALS DOYAN KE PANTAI?

Lifestyle Traveling 24 November 2019

APA YANG BIKIN ANAK MILLENIALS DOYAN KE PANTAI?

Read More